Lentari Van Lorainne Selebgram Virtual Pertama yang Memukau

Lentari Van Lorainne Selebgram Virtual Pertama yang Memukau – Lentari Van Lorainne, atau yang lebih akrab dipanggil Riri, adalah fenomena baru dalam dunia media sosial Indonesia. Ia dikenal sebagai selebgram berbasis Artificial Intelligence (AI) yang sukses menggaet perhatian publik dengan tampilan visual yang realistis dan konten yang menarik di berbagai platform digital seperti Instagram dan TikTok. Uniknya, Riri bukanlah manusia sungguhan, melainkan hasil karya teknologi canggih yang dikembangkan oleh sebuah sisgroup.co.id studio kreatif di Indonesia.

Awal Muncul dan Identitas Virtual

Lentari pertama kali muncul di media sosial pada Mei 2023, ketika sosoknya mulai aktif membagikan foto dan video keseharian melalui akun Instagram dengan username @lentaripagi. Meski baru beberapa bulan hadir, akun ini dengan cepat menarik banyak pengikut karena penampilan visual Lentari yang tampak nyata dan menarik.

Dalam bio akun Instagramnya, Lentari digambarkan sebagai perempuan berparas cantik dengan darah campuran Indonesia dan Belanda, serta memiliki kepribadian yang hangat dan komunikatif. Ia mengaku berumur di awal 20‑an dengan tinggi badan sekitar 160–175 cm, mencerminkan karakter yang ingin ditampilkan sebagai sosok muda, energik, dan relatable surplus.co.id bagi audiens digital.

Lentari sebagai Selebgram Virtual

Berbeda dari selebgram kebanyakan, Lentari bukanlah manusia sungguhan. Ia adalah karakter virtual hasil teknologi AI dan desain digital yang dirancang oleh Imagine8 Studio, sebuah perusahaan kreatif di Indonesia. Melalui gabungan perangkat lunak AI dan keterampilan desain grafis, Lentari mampu ditampilkan dalam foto dan video dengan tampilan yang realistis sehingga banyak pengikut awalnya mengira dia benar‑benar manusia.

Sosok Lentari sendiri sering menampilkan konten yang menggambarkan kegiatan sehari‑hari layaknya selebgram manusia: mulai dari foto gaya hidup, konten olahraga, hingga aktivitas kuliner. Keaktifan dalam interaksi dengan pengikutnya serta narasi yang “manusiawi” di dalam caption membuat banyak pengguna media sosial merasa dekat dengannya meskipun karakter ini sepenuhnya digital.

Pencapaian di Media Sosial

Sejak diluncurkan, akun Instagram Lentari telah mengumpulkan puluhan ribu pengikut — terkadang mencapai angka lebih dari 60 ribu hingga lebih dari 80 ribu pengikut. Popularitas ini tidak lepas dari konten gambar dan video yang menarik dan teratur diunggah, serta gaya visual yang estetis dan “nyata”.

Jumlah pengikut yang terus meningkat menjadikan Lentari bukan hanya sekadar akun hobi, tetapi juga aset digital berpotensi komersial. Ia sering menerima berbagai tawaran kerjasama endorsement dari brand‑brand yang ingin memperkenalkan produk mereka melalui persona digital ini.

Kontroversi dan Persepsi Publik

Kehadiran Lentari juga memicu perdebatan di kalangan netizen dan pencinta media sosial. Banyak yang terpukau oleh realisme visualnya dan merasa terhibur oleh narasi kesehariannya, namun ada juga pengikut yang terkejut saat mengetahui bahwa Lentari sebenarnya merupakan karakter AI, bukan manusia nyata. Hal ini memunculkan diskusi tentang masa depan influencer digital dan peran kecerdasan buatan dalam industri kreatif.

Beberapa konten fiktif yang diceritakan melalui akun Lentari—seperti narasi tentang dirinya “sakit ISPA” akibat polusi udara di Jakarta—menambah nuansa unik terhadap persona digital ini serta menunjukkan bagaimana karakter AI bisa digunakan untuk mengangkat isu sosial dengan cara yang berbeda.

Warisan Digital Lentari Van Lorainne

Lentari Van Lorainne menjadi salah satu contoh awal bagaimana teknologi Artificial Intelligence dan karakter virtual dapat dimanfaatkan sebagai selebgram atau influencer di era digital. Keberadaannya membuka wawasan baru tentang batasan kreativitas digital dan kemungkinan kolaborasi antara teknologi dan pemasaran konten di masa depan. Dengan fitur visual yang terus berkembang dan interaksi yang semakin autentik, Lentari menjadi bagian penting dari percakapan tentang evolusi media sosial di Indonesia.

Tulisan ini dipublikasikan di Selebgram dan tag . Tandai permalink.